Postingan

Menampilkan postingan dengan label Syubhat

Siapa Sebenarnya yang Tidak Bisa Menerima Perbedaan ❓❓

Gambar
  𝙎𝙞𝙖𝙥𝙖𝙠𝙖𝙝 𝙎𝙚𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙏𝙞𝙙𝙖𝙠 𝘽𝙞𝙨𝙖 𝙈𝙚𝙣𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖 𝙋𝙚𝙧𝙗𝙚𝙙𝙖𝙖𝙣 ❓❓ Beberapa kalimat yang selalu mereka dengungkan tentang betapa mereka sangat menjunjung tinggi 𝙩𝙤𝙡𝙚𝙧𝙖𝙣𝙨𝙞 dan 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙝𝙖𝙧𝙜𝙖𝙞 𝙥𝙚𝙧𝙗𝙚𝙙𝙖𝙖𝙣 : ~ Hargailah pendapat orang lain  ~ Jangan besar-besarkan perbedaan  ~ Jangan merasa paling benar  ~ Jangan ganggu Amaliah orang lain  ~ dst..  𝙁𝙖𝙠𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 ❓❓ ➡Jauh panggang dari api, justru mereka sendiri lah yang sangat-sangat tidak bisa menerima perbedaan. ➡Kenyataan justru sebaliknya, justru Salafi lah yg sangat bisa menerima perbedaan. 𝘽𝙪𝙠𝙩𝙞𝙣𝙮𝙖 ❓❓ ◾Terbukti Salafi 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 pernah 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 orang Tahlilan. ◾Tidak pernah mencegah orang maulidan, nariyahan, ruwatan, berjanjenan, dan lain-lain... ◾Tidak ada ceritanya Salafi membubarkan dan memburu orang 𝙩𝙖𝙝𝙡𝙞𝙡𝙖𝙣, 𝙢𝙖𝙪𝙡𝙞𝙙𝙖𝙣, 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙖𝙣𝙟𝙚𝙣𝙖𝙣, dan lain sebagainya.  ➡️KALAUPUN SALAFY MENGATAKAN DAN ME...

Saling Mengingatkan atau Saling Membiarkan ❓

 Saling Mengingatkan atau Saling Membiarkan ❓❓ Mana yang lebih baik ❓ Salah satu syubhat yang sering mereka katakan, "ngapain sibuk ngurusin amalan orang lain ⁉️ kalian sesama salafi saja sering adu argumen dan bahkan saling tahdzir satu sama lain ‼️" Maka kita katakan pada mereka, "welcome to Manhaj Salaf" ➡️Inilah manhaj salaf, kita tidak pilih2 orang, siapa saja yang melakukan kekeliruan, siapapun dia, apapun levelnya, maka kita akan tetap saling meluruskan, mengingatkan bahkan menegur (dengan keras) bila diperlukan. Untuk apa❓❓ ▪️Semata-mata agar kebenaran ditegakkan, walaupun dia saudara sendiri. Bahkan justru karena dia adalah saudara, maka harus diingatkan dan diluruskan jika melakukan kesalahan. ▪️Ini bukan karena benci atau ingin saling menjatuhkan, tapi justru karena rasa sayang dan peduli, kita tidak ingin sesama saudara ada terus tenggelam dalam kesalahan. Dan terkadang, kita memang besikap keras (baca : tegas) terhadap sesama saudara...

Mantan Aswaja

Gambar
99% ikhwan salafi, bahkan asatidzah-nya, dahulu berasal dari ASWAJA [yang dari awamnya termasuk saya(admin)] Artinya ❓❓ ➡️Rata-rata salafi pernah duduk dan belajar dari para kyai, atau ustadz2nya aswaja ➡️Kebanyakan salafi pernah mengamalkan ritual ibadah baru yg diada-adakan (bid'ah hasanah) ➡️Sedikit atau bnyak pernah mengenal klenik, khurofat, dsb yang banyak diamalkan aswaja Maka tidaklah aneh jika setelah ruju' dan mempelajari dienul islam 'alaa manhajissalafunasshalih, salafi mampu menunjukkan penyimpangan2 yang kerap diamalkan dan dibela mati2an oleh aswaja (sekali lagi, itu semua karena orang salafi kebanyakan mantan aswaja) YANG SANGAT ANEH ADALAH : Jika orang yang masih berkutat dalam ruang lingkup/organisasi Aswaja, mereka berbicara buruk tentang manhaj salaf. Padahal mereka sendiri ⬇️ ➡️Belum pernah duduk di majlis ulama'/asatidzah salafi ➡️Tidak sekalipun bahkan alergi menyimak kajian-kajian salafi ➡️Berkata buruk hanya berdasarka...

Ambil Baiknya Buang Buruknya❓❓

Syubhat : Silahkan belajar agama kepada siapa saja, yang penting "Ambil baiknya, buang buruknya". Jawaban : - Berarti boleh belajar ilmu agama kepada Iblis ?! Yg penting ambil baiknya, buang buruknya. - Berarti tidak usah pilih² guru agama .. silahkan belajar kepada orang syiah, orang liberal, orang khawarij, orang mu'tazilah, orang qodariyah, orang jabariyah, dan siapa saja .. yg penting ambil baiknya, buang buruknya. - Berarti, kl kita belajar agama, silahkan belajar kepada orang² yg jahil dlm agama .. yg penting ambil baiknya, buang buruknya. - Kalau ini dalam agama, apalagi dlm masalah dunia .. Berarti silahkan belajar ilmu ekonomi kapada ahli saraf .. atau belajar pijat kepada ahli teknik .. atau belajar ilmu kedokteran kepada koki .. dan seterusnya. Lihatlah bagaimana buruknya kosekuensi prinsip ini .. dengan adanya konsekuensi buruk yg banyak ini, itu menunjukkan buruknya prinsip tersebut. Prinsip ini, sebenarnya bisa digunakan dlm menerima kebenar...