Postingan

Menampilkan postingan dengan label Membedah Bid'ah

Salah Faham tentang Salafy

Gambar
Pepatah lama mengatakan : “tak kenal maka tak sayang”  Demikianlah, kadang seorang membenci sesuatu, padahal ia tidak mengenal apa yang ia benci itu. Bisa jadi bila ia mengenalnya, bukan benci namun cinta yang diberikan.  Demikianlah yang terjadi pada dakwah Salafiyah atau disebut juga Salafi. Banyak orang bergunjing tentang Salafi, padahal ia tidak mengenal bagaimana sebenarnya Salafi atau dakwah salaf itu. Hasilnya, timbullah tuduhan dan anggapan-anggapan buruk yang keji. Bahkan sampai ada yang menuduh bahwa Salafi adalah aliran sesat‼️ Subhanallaah, sungguh Allah tempat memohon pertolongan. Apa sih salafi itu❓❓ ● Salaf secara bahasa artinya : ‘Setiap amalan shalih yang telah lalu; segala sesuatu yang terdahulu; setiap orang yang telah mendahuluimu, yaitu nenek moyang atau kerabat’ (Lihat Qomus Al Muhith, Fairuz Abadi). ● Secara istilah, yang dimaksud salaf adalah 3 generasi awal umat Islam yang merupakan generasi terbaik, seperti yang disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ...

Ilmu Kebal dari Setan, Bukan dari Islam

Ilmu kebal bukan karomah, karena karomah tidak bisa dipelajari, karomah datang secara spontan atas izin Allah sebagai pertolongan untuk hambaNya yang sholeh  Islam tidak pernah mengajarkan ilmu kebal. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam dan para sahabat tidak ada yang memiliki atau mempelajari apalagi mengajarkan ilmu kebal  Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam saat perang Uhud memakai baju besi, memakai pelindung kepala dari besi, masih tetap berdarah dan terluka عن سهل قال لما كسرت بيضة النبي صلى الله عليه وسلم على رأسه وأدمي وجهه وكسرت رباعيته وكان علي يختلف بالماء في المجن وكانت فاطمة تغسله فلما رأت الدم يزيد على الماء كثرة عمدت إلى حصير فأحرقتها وألصقتها على جرحه فرقأ الدم Dari Sahl [radhiyallahu 'anhu], ia berkata, “Tatkala pecah pelindung kepala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan wajah beliau berdarah dan pecah gigi seri beliau Ali bolak-balik mengambil air dengan menggunakan perisai (sebagai wadah air) dan Fatimah mencuci darah yang ada di wajah beliau. T...

Sejarah Tahlilan di Nusantara

Imam Syafi’i rahimahullah dalam kitab al-Umm berkata,  “…dan aku membenci al-ma’tam, yaitu proses berkumpul (di tempat keluarga mayat) walaupun tanpa tangisan, karena hal tersebut hanya akan menimbulkan bertambahnya kesedihan dan membutuhkan biaya, padahal beban kesedihan masih melekat.” [al-Umm (Beirut: Dar al-Ma’rifah, 1393) juz I, hal 279]  Tapi ketika Islam datang ke tanah Jawa, menghadapi kuatnya adat istiadat yang telah mengakar. Masyarakat begitu berat untuk menerima islam. Mau masuk Islam tapi merasa merasa berat karena harus kehilangan adat istiadat seperti selamatan-selamatan, dll.. Hal ini mirip beratnya masyarakat Romawi ketika disuruh masuk Nasrani tapi tidak mau kehilangan perayaan kelahiran anak Dewa Matahari 25 Desember, yang mana sampe sekarang ritual Natal masih dipertahankan Nasrani padahal ia bukan ajaran Nabi Isa.  __ Dikutip dalam sebuah naskah kuno tentang jawa yang tersimpan di musium Leiden, Sunan Ampel memperingatkan Sunan Kalijogo yang masih mel...

Dalilnya Menurut Saya ⁉️

Gambar
 Dalil "Menurut Saya" ❓❓ Jika saya diminta menghargai pendapat serta tidak boleh membantah orang yang berkata : ▪️Jangan merasa paling benar ▪️Hanya Allah yang tahu siapa yang benar ▪️Jangan suka mengkoreksi amalan orang lain  ▪️Urus dirimu sendiri saja, masing2 punya dalil  ▪️dst.. dst..  Lantas, apa yang mendorong anda membantah setiap pendapat dan perkataan saya ❓❓ Jika anda berkata : "Hargailah pendapat rang Lain.." Saya pun juga bisa berkata : "Inilah pendapat saya, hargai juga dong.." Jika anda berkata : "Jangan merasa benar sendiri.." Saya pun bisa katakan : "anda pun seharusnya juga begitu, dengan anda menyalahkan pendapat saya, sama saja anda juga merasa benar sendiri.." Bingung⁉️ Memang, perkataan yang hanya berlandas logika "akal akalan" gampang dibolak balik dan diputer-puter  Namun tanpa mengurangi rasa hormat, maka harus saya katakan bahwa pendapat saya lah yang lebih ilmiah. Kenapa ⁉️ Karena pendapat dan perkata...

Tanda Hitam di Dahi

Gambar
  Ketika ada seseorang yang kebetulan terdapat tanda hitam di dahi/jidatnya, maka tak jarang akan dijadikan sasaran dan bahan ledekan oleh sebagian bid'ah lovers, dikatakan wahabi-lah, teroris-lah, muka serem-lah, dan ledekan2 tidak pantas lainnya. Laa hawla wa laa quwwata illa billaah Padahal kalo mereka mau obyektif dan jujur menilai, sebenarnya sebagian tokoh mereka pun tidak sedikit yang juga jidatnya hitam, para pelaku dan pecinta bid'ah pun tak jarang yang berjidat hitam. Lantas, apakah mereka semua yang terdapat tanda hitam di dahinya tsb memang sepantasnya untuk menerima ledekan dan celaan❓❓ Sebelum menjawab pertanyaan tsb, harus ditelaah dulu tentang apa sebab musabab seseorang sampai dahinya bisa "menghitam" Ada banyak penyebab alamiyah mengapa dahi seseorang itu menghitam, beberapa diantaranya : ◾Sebab-seba Umum ▪️Karena kulit di kening seseorang yang memang sensitif, dan ini tentu tidak sama tingkat kesensitifan kulit seseorang dengan orang lainnya, bagi y...

Inovasi Salah Tempat

Gambar
   Salah satu prinsip yang seharusnya diketahui dan dipegang seorang muslim adalah keyakinan bahwa Islam agama yang sempurna‼️ Allah ‘azza wa jalla berfirman : “الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِيناً” “Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, serta Aku ridhai Islam sebagai agamamu” [QS. Al-Maidah (5): 3] "Keyakinan tentang kesempurnaan ajaran Islam ini berkonsekwensi pada tidak bolehnya kita menambah-nambah ajaran Islam atau menguranginya" [Tafsîr ath-Thabary(VIII/80)] Sebab sesuatu yang sempurna jika ditambahi atau dikurangi justru akan membuatnya menjadi jelek dan justru menjadi tidak lagi sempurna. Ibarat jari-jari satu tangan yang telah sempurna berjumlah lima, jika ditambahi menjadi enam atau dikurangi menjadi empat, maka tidak akan membuatnya semakin indah. Justru akan terlihat jelek‼️ Dalam beragama, kita hanya diperintahkan untuk menerima jadi amalan yan...

Hati-Hati terhadap Ibadah Palsu

Gambar
  ◾Ibadah, kalo kita ibaratkan uang, maka haruslah uang yang asli, karena hanya uang asli lah yang laku buat transaksi yang sah.  Uang yang asli hanya dikeluarkan oleh pihak berwenang, yakni pemerintah.  Kalo ada uang kok diproduksi sendiri, entah secara perorangan ataupun kelompok, apalagi nggak jelas siapa yang memproduksi, maka jelas itu uang palsu‼️ ◾Begitu juga dalam beragama, kita juga harus menjaga agar islam yang kita jalani ini adalah Islam yang asli, bukan Islam imitasi alias abal-abal. ◾Kalo ada tatacara ibadah kok yang menciptakan dan memerintahkan bukan pihak yang berwenang, apalagi kalo ada ibadah yang tak jelas darimana asalnya, maka pasti itu ibadah palsu‼️ ◾Dan yang berhak dan berwewenang menciptakan, menentukan, dan memerintahkan ibadah dan tatacaranya hanya Allah dan RasulNya. Untuk mendeteksi antara ibadah yang asli dan yang palsu, lihat saja uang sebagai contoh : ▪️Untuk membedakan mana uang asli dan yang palsu adalah dengan mencari perbedaan yang kha...

Sudah 💯% kah Islam Kita ❓❓

Gambar
  Sebuah ungkapan ditengah orang2 kafir (non muslim) yang menanggapi realitas bahwa mayoritas penduduk Indonesia adalah memang muslim, mereka akui itu. Namun mereka berkata, "tidak mengapa kita minoritas, muslim yang mayoritas. Tapi walaupun kita ini minoritas, toh adat istiadat, tradisi, kepercayaan, dan ritual peribadatan kita telah merasuki praktik dan perilaku kaum muslimin", ujar mereka. Sebuah pernyataan yang seyogyanya membuat kita sigap merenungi diri.  Mengapa⁉️ Karena memang kenyataan kurang lebih demikian. Buktinya, praktik- praktik ajaran agama dan kepercayaan kita sebagai muslim lebih banyak bercampur dengan kepercayaan dan ritual agama-agama lain, sebut saja misalnya ajaran Hindu, Budha, Kristen, Yahudi, isme-isme China, kepercayaan kepada Dewa-Dewa, roh para leluhur, agama kultur India, Persia [Syi'ah], Mesir Kuno, dll▪️▪️▪️ 👉Selamatan kematian atau kenduri arwah itu dari agama apa⁉️ 👉Persembahan untuk dewi Sri ketika panen berasal dari agama apa⁉️ 👉Laru...

Apakah Amalan yang Tidak Dilakukan di Zaman Nabi Berarti Bid'ah ❓❓

Gambar
Ada dua pendapat  ’ekstrim’  terkait dengan bahasan ini : ◾Satu pendapat mengatakan bahwa segala sesuatu yang tidak dikerjakan di jaman Nabi shallallaahu ’alaihi wasallam tidak bisa disebut bid’ah. Ini tergantung niat atau bentuknya. Jika niat atau bentuknya (mereka anggap) baik, maka jadilah ia bid’ah yang baik (bid’ah hasanah). Bisa dikatakan, tidak ada kamus bid’ah dalam bahasa syari’at mereka. Pendapat ini dianut oleh kebanyakan penggemar bid’ah.  ◾Adapun pendapat lain mengatakan bahwa segala sesuatu yang tidak dikerjakan di jaman Nabi shallallaahu ’alaihi wasallam, maka itu disebut bid’ah secara mutlak. [1]   Dua pendapat ini tentu tidak bisa dibenarkan. Satu kaidah yang sangat penting (dalam mengenal bid’ah) yang perlu kita perhatikan sebagai berikut : إذا تَرَكَ الرسول صلى الله عليه وسلم فعل عبادة من العبادات مع كون موجبها وسببها المقتضي لها قائمًا ثابتًا ، والمانع منها منتفيًا ؛ فإن فعلها بدعة ”Apabila Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam meninggalkan sat...

Apakah Anda Tidak Takut Berbuat Bid'ah ❓❓

 Apakah Anda Tidak Takut Berbuat Bid'ah❓❓ ◾Apakah anda mengira, memperingatkan ummat dari bid'ah itu demi kepentingan sebuah organisasi❓ ◾Apakah anda mengira, memperingatkan ummat tentang bahaya bid'ah itu demi kepentingan sebuah partai politik❓ ◾Apakah anda mengira, memperingatkan ummat tentang amalan-amalan bid'ah itu demi mendapatkan secuil harta dunia❓ ◾Apakah anda mengira, memperingatkan ummat tentang jeleknya bid'ah itu demi mempertahankan tradisi nenek moyang❓ ◾Apakah anda mengira, memperingatkan ummat tentang kerugian pelaku bid'ah itu agar dikenal sebagai orang alim yang paling pandai❓ ◾Apakah anda mengira, memperingatkan ummat agar meninggalkan bid'ah itu demi membela tokoh Fulan dan Fulan❓ Demi Allah, sama sekali tidak‼️ Bahkan nyatanya para pelaris kebid'ahan lah yang memiliki tendensi-tendensi demikian. Dan sungguh, kita hendaknya enggan dan takut berbuat bid'ah karena takut kepada Allah Azza wa Jalla  _ Apakah anda tidak takut berbuat b...

𝙎𝙞𝙖𝙥𝙖𝙠𝙖𝙝 𝙎𝙚𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙏𝙞𝙙𝙖𝙠 𝘽𝙞𝙨𝙖 𝙈𝙚𝙣𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖 𝙋𝙚𝙧𝙗𝙚𝙙𝙖𝙖𝙣 ❓❓

  Beberapa kalimat yang selalu mereka dengungkan tentang betapa mereka sangat menjunjung tinggi 𝙩𝙤𝙡𝙚𝙧𝙖𝙣𝙨𝙞 dan 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙝𝙖𝙧𝙜𝙖𝙞 𝙥𝙚𝙧𝙗𝙚𝙙𝙖𝙖𝙣 : ~ Hargailah pendapat orang lain  ~ Jangan besar-besarkan perbedaan  ~ Jangan merasa paling benar  ~ Jangan ganggu Amaliah orang lain  ~ dst..  𝙁𝙖𝙠𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 ❓❓ ➡Jauh panggang dari api, justru mereka sendiri lah yang sangat-sangat tidak bisa menerima perbedaan. ➡Kenyataan justru sebaliknya, justru Salafi lah yg sangat bisa menerima perbedaan. 𝘽𝙪𝙠𝙩𝙞𝙣𝙮𝙖 ❓❓ ◾Terbukti Salafi 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 pernah 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 orang Tahlilan. ◾Tidak pernah mencegah orang maulidan, nariyahan, ruwatan, berjanjenan, dan lain-lain... ◾Tidak ada ceritanya Salafi membubarkan dan memburu orang 𝙩𝙖𝙝𝙡𝙞𝙡𝙖𝙣, 𝙢𝙖𝙪𝙡𝙞𝙙𝙖𝙣, 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙖𝙣𝙟𝙚𝙣𝙖𝙣, dan lain sebagainya.  ➡️KALAUPUN SALAFY MENGATAKAN DAN MENJELASKAN BAHWA AMALIAH-AMALIAH TERSEBUT ADALAH BID'AH, MAKA ITU SEMUA KARENA 𝘿𝘼𝙇𝙄𝙇 YG 𝙈𝙀𝙉𝙂𝘼𝙏𝘼...

Do'a Tahun Baru Hijriyah

Do'a Tahun Baru Hijriyah ❓ Pertanyaan : Apa doa tahun baru hijriyah?  Jawaban : Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du, Sebelumnya mari kita perhatikan sejarah tahun baru hijriyah. Di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Bakr, kaum muslimin belum mengenal pergantian tahun hijriyah. Sehingga ketika itu, tidak ada istilah tahun baru hijriyah. Mereka menggunakan kalender qamariyah sebagai acuan kegiatan dan pencatatan sejarah. Mengikuti kalender yang sudah digunakan oleh masyarakat arab sejak sebelum islam. Hanya saja, di zaman mereka belum ada angka tahun dan acuan tahun. Hingga akhirnya di zaman Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, tepatnya di tahun ketiga beliau menjabat sebagai khalifah, beliau mendapat sepucuk surat dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, yang saat itu menjabat sebagai gubernur untuk daerah Bashrah. Dalam surat itu, Abu Musa mengatakan: إنه يأتينا من أمير المؤمنين كتب، فلا ندري على أيٍّ نعمل، وقد قرأنا كتابًا محله شعبان، فلا...

Kirim Al Fatihah

Gambar
  Kiriman Hadiah AL FATIHAH UNTUK ORANG MATI DALAM PANDANGAN IMAM AS-SYAFI'I Sampaikah kiriman hadiah pahala bacaan Al Qur’an kepada si mayit menurut Imam Syafi'i? Sangat akrab di telinga kita sebuah ritual kirim pahala setelah membaca al Qur'an dll. Redaksinya kurang lebih sebagai berikut; Ila hadrati ruhi Fulan bin Fulan..........Alfaaatihah ! ------------------------------------------------------------ Fatwa Al Lajnah Ad Da’imah Lil Buhuts Al ‘Ilmiyah wal Ifta' (Komisi Tetap Urusan Riset dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi) no. 2232. Pertanyaan: Apakah pahala membaca Al Qur’an dan bentuk peribadahan lainnya sampai kepada mayit (orang yang sudah meninggal dunia), baik dari anak maupun selainnya? Jawaban: Tidak ada dalil -setahu kami- yang menunjukkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca Al Qur’an dan menghadiahkan pahalanya kepada si mayit dari kerabat atau selainnya . Seandainya pahalanya memang sampai kepada kerabat atau orang lain yang sudah mati, tentu Nabi ...