Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tahlilan

Sejarah Tahlilan di Nusantara

Imam Syafi’i rahimahullah dalam kitab al-Umm berkata,  “…dan aku membenci al-ma’tam, yaitu proses berkumpul (di tempat keluarga mayat) walaupun tanpa tangisan, karena hal tersebut hanya akan menimbulkan bertambahnya kesedihan dan membutuhkan biaya, padahal beban kesedihan masih melekat.” [al-Umm (Beirut: Dar al-Ma’rifah, 1393) juz I, hal 279]  Tapi ketika Islam datang ke tanah Jawa, menghadapi kuatnya adat istiadat yang telah mengakar. Masyarakat begitu berat untuk menerima islam. Mau masuk Islam tapi merasa merasa berat karena harus kehilangan adat istiadat seperti selamatan-selamatan, dll.. Hal ini mirip beratnya masyarakat Romawi ketika disuruh masuk Nasrani tapi tidak mau kehilangan perayaan kelahiran anak Dewa Matahari 25 Desember, yang mana sampe sekarang ritual Natal masih dipertahankan Nasrani padahal ia bukan ajaran Nabi Isa.  __ Dikutip dalam sebuah naskah kuno tentang jawa yang tersimpan di musium Leiden, Sunan Ampel memperingatkan Sunan Kalijogo yang masih mel...

Orang Meninggal tidak diadakan Tahlilan ⁉️

Gambar
Orang Meninggal tidak diadakan Tahlilan ⁉️ Kayak ngubur Bangkai KUCING aja‼️ Begitulah menurut mereka, bagi mereka (pelaku tahlilan) adalah celaan yang besar jika seseorang meninggal tidak diadakan ritual tahlilan. _ Tidaklah diragukan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah kehilangan banyak anggota keluarga, saudara, karib kerabat, dan juga para sahabat beliau yang meninggal di masa kehidupan beliau shallallahu alaihi wa sallam. ◾Anak-anak beliau (Ruqooyah, Ummu Kaltsum, Zainab, dan  Ibrahim radhiallahu 'anhum) meninggal semasa hidup beliau, akan tetapi tak seorangpun dari mereka yang ditahlilkan (diadakan acara tahlilan) oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Apakah berarti semuanya dikuburkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam seperti menguburkan  bangkai kucing⁉️ ◾Istri beliau yang sangat beliau cintai Khodijah radhiallahu  'anhaa juga meninggal di masa hidup beliau, akan tetapi sama sekali tidak beliau tahlilkan. Jangankan hari ke-3, ke-7, ke-40,  ...

Orang Meninggal tidak diadakan Tahlilan ⁉️

Gambar
Orang Meninggal tidak diadakan Tahlilan ⁉️ Kayak ngubur Bangkai KUCING aja‼️ Begitulah menurut mereka, bagi mereka (pelaku tahlilan) adalah celaan yang besar jika seseorang meninggal tidak diadakan ritual tahlilan. _ Tidaklah diragukan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah kehilangan banyak anggota keluarga, saudara, karib kerabat, dan juga para sahabat beliau yang meninggal di masa kehidupan beliau shallallahu alaihi wa sallam. ◾Anak-anak beliau (Ruqooyah, Ummu Kaltsum, Zainab, dan  Ibrahim radhiallahu 'anhum) meninggal semasa hidup beliau, akan tetapi tak seorangpun dari mereka yang ditahlilkan (diadakan acara tahlilan) oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Apakah berarti semuanya dikuburkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam seperti menguburkan  bangkai kucing⁉️ ◾Istri beliau yang sangat beliau cintai Khodijah radhiallahu  'anhaa juga meninggal di masa hidup beliau, akan tetapi sama sekali tidak beliau tahlilkan. Jangankan hari ke-3, ke-7, ke-...

Kirim Al Fatihah

Gambar
  Kiriman Hadiah AL FATIHAH UNTUK ORANG MATI DALAM PANDANGAN IMAM AS-SYAFI'I Sampaikah kiriman hadiah pahala bacaan Al Qur’an kepada si mayit menurut Imam Syafi'i? Sangat akrab di telinga kita sebuah ritual kirim pahala setelah membaca al Qur'an dll. Redaksinya kurang lebih sebagai berikut; Ila hadrati ruhi Fulan bin Fulan..........Alfaaatihah ! ------------------------------------------------------------ Fatwa Al Lajnah Ad Da’imah Lil Buhuts Al ‘Ilmiyah wal Ifta' (Komisi Tetap Urusan Riset dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi) no. 2232. Pertanyaan: Apakah pahala membaca Al Qur’an dan bentuk peribadahan lainnya sampai kepada mayit (orang yang sudah meninggal dunia), baik dari anak maupun selainnya? Jawaban: Tidak ada dalil -setahu kami- yang menunjukkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca Al Qur’an dan menghadiahkan pahalanya kepada si mayit dari kerabat atau selainnya . Seandainya pahalanya memang sampai kepada kerabat atau orang lain yang sudah mati, tentu Nabi ...

Sholat Khusyuk

Gambar
Topik tentang shalat memang jarang dibahas disini, kalo pun pernah, itu pun sebatas perkara yang termasuk bid'ah dalam shalat. Namun kali ini coba kita bahas tentang sholat khusyuk. Gimana sih caranya shalat bisa khusyuk❓ Seorang sohib pernah menceritakan pengalamannya sewaktu sholat di rumahnya, gini ceritanya : Pada mulanya sholat berjalan adem ayem aman sentosa, sampai akhirnya ada seekor ayam menerobos kamarnya dan bertengger di dekat makan siangnya yang rencananya mau disantap selepas sholat. Sholat yang tadinya dirasakan penuh hikmat kebijaksanaan, mulai berubah menjadi degup kekhawatiran. Maka terjadilah dilema ala buah simalakama, pilihan antara mbatalin sholat buat ngusir ayam, atau sholat tetep diteruskan dengan resiko makan siangnya diembat dan dithotholi sang pithik. Akhirnya, terbersit ide cemerlang melintas di benaknya. Jian, ngawur tenan, sholat kok nyari ide😅😅 Apa itu idenya❓❓ Saat rukuk, bacaan takbir biasa2 saja. Namun saat bangkit dari rukuk, bacaannya...

Mati pun jadi Ruwet karena Bid'ah dan Khurafat

Gambar
  Belum cukup hidup dalam keruwetan, manusia pun lebih suka memilih mati dengan ruwet pula. Ini dilakukan oleh hampir semua suku dan adat, apalagi di nusantara. Kematian yang selayaknya ringkes dan sederhana, menjadi ruwet dan penuh pernik-pernik ra penting. Setelah mati sebenarnya jenazah tinggal dirawat untuk dikubur saja. Namun embel-embelnya buuuaaanyak kalo nuruti adat. Dari sabang (yang konon -katanya- tradisinya Islam) sampai merauke (dengan tradisi pedalamannya) semua tak luput dari hal-hal tersebut. Di dalam tradisi yang berbau Islam pun masih banyak khurafat dan bid'ah yang merasuk di dalam upacara pemakaman. Padahal Islam adalah ajaran yang paling ringkes di dalam hal upacara penguburan Sebagai contoh kita cantumkan bbrp diantaranya : 1. Jenazah tidak segera dikuburkan sebelum semua anggota keluarga melihat untuk terakhir kalinya. Ini syarat yang ruwet. Kadang karena harus memenuhi syarat ini, jenazah harus nginep bermalam-malam untuk menunggu anaknya yang ragil y...

Lebih Takut Menentang Adat daripada Menentang Syariat ❓❓

Gambar
"Apa Salahnya sih, inikan cuma Tradisi ❓❓" "Ngga' apa-apa lah.. tahlilan itu kan cuma tradisi, apa salahnya❓ Ini kan budaya nenek moyang kita.." "Ngga' apa-apa lah.. ulang tahun itu kan cuma budaya, apa salahnya❓ Ini kan ajaran orang tua dulu.." "walo ini tidak sesuai syariat, masalahnya ini sudah jadi adat, kalo dihilangkan nanti malah dimusuhi masyarakat.. " Pernah denger kalimat-kalimat seperti itu ❓❓ Sodaraku, biarpun cuma tradisi, budaya, adat, kalau itu bertentangan dengan syariat, ya tetap tidak boleh. 👉Seandainya saat ini kalian hidup dimasa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dibarisan manakah kalian akan berdiri ❓❓ Dibarisan Rasulullah yang memperjuangkan syari'at Islam, atau dibarisan Abu Jahal yang menentang syariat Islam dan membela mati-matian tradisi nenek moyang ❓❓ ﻭَﺇِﺫَﺍ ﻗِﻴﻞَ ﻟَﻬُﻢْ ﺗَﻌَﺎﻟَﻮْﺍ ﺇِﻟَﻰٰ ﻣَﺎ ﺃَﻧْﺰَﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻭَﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝِ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﺣَﺴْﺒُﻨَﺎ ﻣَﺎ ﻭَﺟَﺪْﻧَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺁﺑَﺎﺀَﻧَ...

Hukum Tahlilan

Apa Hukum ritual Tahlilan❓❓ 1. Karena didalamnya ada pembacaan do'a, baca Yasin, baca sholawat, baca Al Fatihah, maka ia termasuk ibadah. Sedangkan hukum asal ibadah adalah "HARAM" dan "TERLARANG". Kalau Allah Ta'ala dan Rasulullah tidak memerintahkan, maka siapa yang memerintahkan❓❓ Apakah yang memerintahkan lebih hebat daripada Allah Ta'ala dan Rasulullah❓❓ 2. Jika hukumnya "Wajib", maka bila dikerjakan berpahala, bila tidak dikerjakan maka berdosa. Maka bagi negara lain yang penduduknya beragama Islam, terhukumi berdosa karena tidak mengerjakan. Ternyata tahlilan, hanya di lakukan di sebagian negara di Asia Tenggara Wajibkah Tahlilan❓❓ Ternyata tidak, karena tidak ada perintah Allah Ta'ala dan Rasul untuk melakukan ritual tahlilan (Selamatan Kematian : red). Sunnahkah Tahlilan❓❓ Ternyata ia bukan sunnah Rasul, sebab Rasulullah sendiri belum pernah mentahlili istri beliau, anak beliau dan para syuhada. Berarti hukumny...

Tahlilan sebagai Sarana Silaturahmi❓❓

Tahlilan sebagai Sarana Silaturahmi ?? Sebagian orang, mulai dari yang awam sampe kyiai-nya, membolehkan bahkan membela mati2an tahlilan orang meninggal, yang karena salah satu alasannya ia dianggap sebagai ajang silaturahmi antar sesama warga yang sangat jarang bertemu disebabkan kesibukan mereka masing-masing. Apakah pendapat seperti ini bisa dibenarkan ?? Acara tahlilan, memperingati dan atau mendoakan (lebih tepatnya, tahlilan sebenarnya adalah kirim pahala) pada orang yang telah meninggal bukanlah merupakan bagian dari syariat Islam sama sekali. Apa buktinya ?? Buktinya, betapa banyak kaum muslimin yang meninggal pada masa Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallaam hidup, namun tidak ada satu riwayat yang shahih pun yang menerangkan bahwa beliau menyelenggarakan acara tersebut. Beliau juga tidak pernah mengajarkan para sahabat mengenai hal ini. Oleh karena itu, tidaklah boleh bagi kita untukmelakukan ritual ibadah yang tidak pernah dilakukan atau diajarkan oleh Nabi Muha...