Hoax Manusia Mendarat di Bulan
Manusia Mendarat di Bulan
Yang pertama perlu diketahui adalah, dimana bulan berada ❓❓
Jawabnya, di LANGIT‼️
Firman Allah, “Maha suci Allah yang menjadikan di LANGIT gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan padanya matahari dan BULAN yang bercahaya”.[(Al-Furqan:61]
Nah, kalo bulan ada dilangit, mungkinkah manusia menembus langit dan mendarat di bulan❓❓
Jawabnya, tidak mungkin‼️
Kenapa tidak mungkin ❓❓
Karena Allah telah menjadikan langit dimana bulan berada sebagai atap bumi yang dijaga.
Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam saja sebagai makhluk yang paling mulia, dan bersamanya malaikat yang paling mulia, yaitu Jibril, (harus) meminta izin dahulu dan minta dibukakan pada tiap-tiap langit pada malam mi’raj. Mereka berdua tidak bisa langsung masuk kecuali setelah mendapat izin dan dibukakan untuk keduanya [Untuk lebih lengkapnya, silahkan merujuk ke kitab Shahih Bukhari hadits nomor 2968 dan 3598 dan Shahih Muslim nomor 162-168 dan juga kitab-kitab hadits lainnya yang menyebutkan kisah ini].
Maka bagaimana mungkin manusia dengan sebatang roket hasil kreasi nasa bisa dengan seenaknya naik turun menembus langit dan singgah di bulan, padahal bulan itu berada di langit yang dijaga. Apa mereka ini lebih mulia daripada Nabi Shallallahu alaihi wa sallam dan malaikat Jibril⁉️
Firman Allah, “Dan sesungguhnya kami (para jin) telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api yang mengintai ( untuk membakarnya)” [Al-Jin: 8-9]
Sebagai muslim, sudah seharusnya lah kita lebih berpegang pada Qur'an dan hadits daripada menelan bulat2 klaim nasa yang konon sudah terbang keluar angkasa, mendarat di bulan, mendarat di Mars, dst dst.. Padahal modal mereka tak lebih dari pidio peluncuran roket dan poto2 kartun luar angkasa.
Belum lagi berita terbaru, katanya mereka mau memindahkan penduduk bumi ke planet Mars.
Mau pindah dan hidup di planet Mars⁉️
Padahal jelas2 dalam Qur'an dijelaskan bahwa hidup, mati, dan dibangkitkan nya manusia itu hanya di bumi.
“Di bumi itu kamu hidup dan di di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan”. [Al-A’raf: 25]
Maka tidak berlebihan lah jika banyak yang mengatakan nasa dan semua hasil karyanya cuma hoax‼️
◾◾◾◾◾
Ada sebagian manusia yang membela nasa yang diyakini mampu menembus langit memakai dalil, “Wahai jama’ah jin dan manusia jika kamu sanggup menembus/melintasi penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak akan bisa menembusnya melainkan dengan sulthan (kekuatan).” [Al-Rahman: 33]
Mereka menafsirkan Sulthan (kekuatan) yang dimaksud pada ayat di atas adalah ilmu atau teknologi. Tidak perlu panjang lebar ditulis disini, silahkan baca langsung penjelasan dalam Risalah Haula Ash-Shu’ud Ilal Qamar, di dalam kitab Majmu’ Fatawa Wa Rasail Fadhilatus Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, V/319-327 yang menggugurkan pendapat tsb. Bisa dibaca penjelasan selengkapnya tsb disini https://almanhaj.or.id/2697-risalah-sekitar-berita-manusia-singgah-di-bulan.html
◾◾◾◾◾
Bonus :
Tersiar pula kabar bahwa rekaman video pendaratan manusia di Bulan yang asli hilang. Ini adalah hal yang tidak masuk akal. Seharusnya, jika memang peristiwa tersebut benar, maka rekaman video tersebut menjadi sebuah dokumen yang sangat penting dan sangat mahal.
Apakah NASA tidak menyimpannya dengan baik?? Apakah tidak ada satu pun orang atau stasiun televisi yang merekamnya?? Atau barangkali NASA menarik dan memusnahkan semua rekaman tersebut karena takut kebohongannya akan diketahui setelah teknologi semakin maju dan banyak orang yang kritis⁉️
Silahkan dibaca selengkapnya dan sangat detail lengkap dengan poto2 dan pidio2 tentang berbagai kebohongan NASA disisi https://www.kompasiana.com/satriosatrio/apollo-tak-mendarat-di-bulan-proyek-hoax-rp-2000-triliun_57040c732e9773b50dd6b940
Kita lihat saja sampai kapan cerita nasa yang mendarat di bulan dihargai manusia. Yang jelas, kebenaran akan terbukti dan kebohongan pasti akan terungkap, sebagaimana peribahasa “sepandai apapun menyimpan bangkai, pasti akan tercium juga”.
Siapa yang benar, siapa yang dusta, saatnya akan benar-benar terbongkar.

Komentar
Posting Komentar